animasi  bergerak gif
Home » » ALKITAB/BIBLE REFISI BARU BUATAN AMERIKA, TERBITKAN KHUSU BAGI KAUM GAY/HOMO/MAHO

ALKITAB/BIBLE REFISI BARU BUATAN AMERIKA, TERBITKAN KHUSU BAGI KAUM GAY/HOMO/MAHO

Di tengah gencarnya soal perkawinan sesama jenis belakangan ini, Amerika Serikat menerbitkan sebuah Alkitab/bible edisi baru perubahan terjemahan ayat-ayat sesama jenis yang diklaim sebagai Alkitab pertama bagi kaum gay.

Sumber keterangan di kutip dari Surat kabar the Daily Mail

Ada beberapa poin menarik yang admin coba TERJEMAHKAN, bahwa menurut sang penyunting, buku bernama “Bible Ratu James” itu mengklaim merupakan penerbitan kembali Alkitab Raja James yang telah diterjemahkan dengan muatan untuk mencegah salah tafsir homophobic firman Tuhan.

"Kata Homoseksualitas tersebut pertama terang-terangan disebutkan dalam Alkitab edisi revisi tahun 1946 di Revised Standard Version. Sebelumnya kata homoseksualitas itu tak pernah disebut dalam penerbitan Alkitab sebelumnya.

Alkitab seharga Rp 337 ribu itu diterbitkan, dicetak, dan disebarluaskan di Amerika bertepatan dengan perdebatan saat pernikahan sesama jenis. Situs penjualan buku itu di Internet mengatakan: "Anda tak bisa memilih jenis kelamin ketika dilahirkan, tapi Anda bisa memilih Yesus. Sekarang Anda bisa memilih Alkitab."

Buku itu kini dijual di Internet, termasuk di situs amazon.com dengan harga $34.95 (£22) tapi tanpa pencantuman nama penerbit, penyunting, dan penerjemah. Di situs buku itu hanya tertulis pengarang buku adalah Tuhan dan kontributornya Yesus.

Kepala Studi dan penerjemah Alkitab di Kampus Wheaton, Douglas J. Moo mengatakan, penyuntingan Alkitab Ratu James itu tidak sepenuhnya akurat. "Hanya beberapa Alkitab terjemahan bahasa Inggris menggunakan kata homoseksualitas atau homoseksual. Dalam sejarah terjemahan Alkitab terdahulu ke dalam bahasa Inggris, kata itu kini merujuk pada hubungan homoseksual."

Seorang pendeta di Selandia Baru baru-baru ini dikecam lantaran memasang poster di dinding gereja di Kota Auckland menyebut Yesus adalah seorang gay.

Pendeta Glynn Cardy dari Gereja St Matthew di Auckland mengatakan bahwa homoseksualitas belum pernah disebut hingga tahun 1800-an. Jika kata itu muncul dalam Alkitab dan sejumlah dokumen lain maka itu salah terjemahan. "Faktanya kita tidak tahu orientasi seksual Yesus. Beberapa ahli mencoba mengatakan Yesus itu gay."
Share this article :
Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Random Post